Rabu, 01 Februari 2012

Cinta itu...




Takdir itu,
ketika di lapangan padat manusia, matamu lekat memandangku dari jauh. Entah bagaimana, langit memintaku menoleh dan menemukan tatapanmu. Saat itu, wajah kita masih asing satu sama lain.


Cinta itu,
ketika kau selalu memaafkan kesalahanku, besar maupun kecil.

Cinta itu,
ketika aku mengingatmu dengan letupan rasa kangen, padahal separuh hari baru saja kita habiskan bersama.

Cinta itu,
ketika kamu demam, dan aku ingin memindahkan demam itu ke tubuhku supaya kamu sembuh.

Cinta itu,
ketika kita spontan tersenyum geli saat mata kita bertemu di pagi hari, karena bersamaan mengingat bagaimana semalam kau menyambut pertanyaan konyolku dan menjadikannya lelucon yang membuat kita berdua terbahak-bahak menjelang tidur malam.

Cinta itu,
ketika aku ingin memberikan segala yang terbaik untukmu, saat kita bercinta seusai pertengkaran.

Cinta itu,
Ketika kau tahu sisi terburuk dari sifatku, namun tetap memelukku erat, mengisyaratkan bahwa kau selalu ada buatku.

Cinta itu,
ketika perpisahan pagi hari di depan pintu rumah kita tak pernah nyaman tanpa peluk dan cium mengantar kau berangkat kerja.

Cinta itu,
ketika pagi hari aku mencari-cari aroma khas kulit wajahmu, dan bahagia meluap di sekujur tubuh yang masih terjajah kantuk.

Cinta itu,
ketika kau tak pernah menyebut-nyebut berapa banyak biaya dan lelah yang telah kita keluarkan di rumah sakit yang merawatku, malah hanya berulang-ulang bertanya, ‘Sakitkah?’, walau jawabanku selalu sama, ‘Sama sekali tidak.’

Cinta itu,
ketika kau dengan gembira menghadiahiku kacamata dan jam tangan baru, sedangkan kau tak menginginkan apa-apa untukmu sendiri.

Cinta itu,
ketika aku ingin tinggal berdua saja denganmu di sebuah rumah mungil, dan mengurus segala keperluanmu, makananmu, baju-bajumu, dengan tanganku sendiri –memastikan kau mendapatkan yang terbaik, terbersih dan tersehat untuk tubuhmu.

Cinta itu,
ketika aku memikirkanmu, dan tiba-tiba menangis hanya karena merasa belum memberikan yang terbaik untukmu.

0 komentar:

Poskan Komentar